
Mranggen, Demak – SMK Futuhiyyah Mranggen menggelar kegiatan Suara Demokrasi: “Satu Suara untuk Masa Depan Kita” dalam rangka Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bakti 2026/2027, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi seluruh siswa. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Jumat (11/9/2026) melalui kegiatan kampanye, penyampaian visi dan misi, serta sesi tanya jawab antara calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh siswa diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat para kandidat, mendengarkan gagasan dan program yang ditawarkan, serta menyampaikan pertanyaan secara langsung. Proses ini memberikan pengalaman kepada siswa untuk memahami bagaimana seorang calon pemimpin menyampaikan visi, menjawab pertanyaan, dan mempertanggungjawabkan gagasannya di hadapan pemilih.
Setelah melalui tahapan kampanye dan penyampaian visi-misi, pada Rabu (16/9/2026) seluruh siswa mengikuti proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Pelaksanaan pemilihan dibuat dengan tahapan yang menyerupai prosedur pemilihan umum, mulai dari persiapan pemilih, pemungutan suara, hingga proses penghitungan suara.
Suasana pemilihan berlangsung tertib dan penuh antusias. Para siswa menggunakan hak pilihnya secara langsung untuk menentukan pasangan calon yang akan menerima amanah memimpin OSIS SMK Futuhiyyah Mranggen pada Masa Bakti 2026/2027.
Penerapan tahapan pemilihan yang menyerupai prosedur pemilu tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar bagi siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai demokrasi secara teori, tetapi juga merasakan secara langsung proses menjadi pemilih, mengenal kandidat, menentukan pilihan, serta menghargai hasil pemilihan.
Kepala Sekolah: Demokrasi Dimulai dari Lingkungan Sekolah
Kepala SMK Futuhiyyah Mranggen, H. Helmi Wafa, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Suara Demokrasi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan siswa.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pemilihan OSIS bukan semata-mata tentang siapa yang terpilih, melainkan tentang proses pembelajaran yang dilalui seluruh siswa.
“Anak-anak tidak hanya belajar memilih, tetapi juga belajar bagaimana menjadi pemilih yang bertanggung jawab. Mulai dari mengenal calon, mendengarkan visi dan misi, mengikuti kampanye dan tanya jawab, sampai menggunakan hak suara dengan tertib.”
Menurut H. Helmi Wafa, pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk siswa yang mampu menghargai perbedaan pilihan dan menerima hasil keputusan bersama.
“Siapa pun yang terpilih nantinya harus dipandang sebagai pemimpin bersama. Yang terpenting adalah bagaimana amanah tersebut dijalankan untuk memberikan kontribusi dan membawa OSIS SMK Futuhiyyah menjadi lebih aktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.”
Dari Kampanye hingga Pemungutan Suara
Rangkaian Suara Demokrasi di SMK Futuhiyyah Mranggen memberikan ruang kepada siswa untuk mengikuti seluruh proses pemilihan secara bertahap. Pada tahap awal, para calon menyampaikan visi dan misi serta melakukan kampanye kepada pemilih.
Tahap berikutnya diisi dengan sesi tanya jawab. Para siswa dapat mengetahui lebih jauh mengenai gagasan, program, dan komitmen masing-masing calon. Dengan demikian, siswa memiliki kesempatan untuk mempertimbangkan pilihan berdasarkan informasi yang mereka peroleh selama proses tersebut.
Puncaknya, Rabu (16/9/2026), seluruh siswa mengikuti pemungutan suara. Mekanisme pelaksanaan dibuat tertib dengan mengadopsi tahapan yang menyerupai proses pemilihan umum, sehingga siswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah proses demokrasi dilaksanakan.
Kegiatan tersebut sekaligus mengajarkan pentingnya partisipasi, ketertiban, tanggung jawab, serta menghormati perbedaan pilihan.
Melalui kegiatan Suara Demokrasi, SMK Futuhiyyah Mranggen terus mendorong siswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya terampil dan berpengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, tanggung jawab, serta mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat “Satu Suara untuk Masa Depan Kita”, seluruh rangkaian Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bakti 2026/2027 menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam belajar berdemokrasi dari lingkungan sekolah.

