
Demak, 6 Mei 2026 — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi berbasis teknologi, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya (BBPPMPV Seni dan Budaya) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan melalui Digitalisasi Pembelajaran di SMK Futuhiyyah Mranggen, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi pembelajaran, khususnya penggunaan papan informasi digital (Interactive Flat Panel/Smart Board) di satuan pendidikan SMK.
Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (6/5/2026), kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait kebijakan digitalisasi pembelajaran serta praktik pemanfaatan Smart Board. Materi utama disampaikan oleh Rusfansyah, S.Kom., yang memberikan pemahaman teknis dan implementatif dalam penggunaan teknologi pembelajaran interaktif.
Kegiatan ini turut didukung oleh narasumber dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Widya Suryani, S.Pd., M.Pd. Dalam penyampaiannya, Widya Suryani menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti Smart Board harus dioptimalkan oleh guru agar proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Sebanyak 21 peserta yang terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru kejuruan, dan guru umum dari berbagai SMK di Kabupaten Demak mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka dibekali dengan materi pemanfaatan platform Rumah Pendidikan, penggunaan fitur interaktif, serta praktik langsung di kelas.
Kepala SMK Futuhiyyah Mranggen, H. Helmi Wafa, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini di sekolahnya.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi era digital. Harapannya, seluruh peserta dapat mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi secara maksimal di sekolah masing-masing,” ujarnya.
SMK Futuhiyyah Mranggen dalam kegiatan ini berperan sebagai pusat belajar (learning center) yang menyediakan fasilitas dan dukungan teknis demi kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026, dengan agenda lanjutan berupa pembuatan media pembelajaran interaktif dan praktik eksplorasi pemanfaatan Smart Board secara lebih mendalam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran di SMK yang lebih inovatif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
