DEMAK – SMK Futuhiyyah Mranggen, Demak resmi melepas sebanyak siswa-siswi kelas XI untuk melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Angkatan ke-XXVI tahun ajaran 2026. Ratusan siswa dari berbagai program keahlian tersebut dijadwalkan menimba pengalaman langsung di dunia industri selama hampir empat bulan, terhitung mulai 22 Juni hingga 10 Oktober 2026.

Pada periode kali ini, pihak sekolah sukses memperluas jaringan kemitraan dengan menggandeng total 122 tempat industri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 di antaranya merupakan bengkel resmi dan perusahaan berskala nasional yang menjadi mitra penempatan premium bagi para siswa.

Para siswa dari program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Sepeda Motor (TSM) berhasil menembus tempat-tempat terkemuka seperti PT Sejahtera Sunindo Trada, Nasmoco, Jaringan AHASS, Hino, hingga Hyundai. Sementara itu, siswa dari program keahlian Teknik Audio Video (TAV) diterjunkan ke raksasa manufaktur elektronik global, PT LG Indonesia.

Kepala SMK Futuhiyyah Mranggen, H. Helmi Wafa, S.E., M.Pd., menyatakan bahwa kolaborasi strategis dengan berbagai bengkel resmi dan industri terkenal ini bertujuan agar para siswa mendapatkan transfer teknologi mutakhir yang sesuai dengan kebutuhan riil dunia kerja modern.

“PKL ini adalah jembatan emas yang menghubungkan teori di sekolah dengan realitas dunia kerja. Tahun ini kita patut bersyukur karena berhasil memperluas kemitraan dengan industri-industri besar. Manfaatkan kesempatan emas ini untuk menyerap ilmu dan teknologi modern mereka,” ujar Helmi dalam sambutannya pada upacara pelepasan.

Selain menuntut penguasaan keahlian teknis (hard skills), Helmi juga menegaskan bahwa faktor pembentukan karakter (soft skills) menjadi kunci utama yang dinilai oleh pihak manajemen industri. Ia mengimbau seluruh siswa untuk selalu menjaga etika, integritas, dan kedisiplinan selama berada di lingkungan kerja.

“Keahlian teknik tidak akan ada artinya tanpa karakter yang kuat. Saya titipkan nama baik almamater SMK Futuhiyyah Mranggen di pundak kalian. Tunjukkan sikap disiplin, jujur, beretos kerja tinggi, dan sopan santun,” tegasnya.

Guna menjamin kelancaran program ini, panitia PKL telah menyiapkan skema monitoring berkala yang ketat. Guru pembimbing dari sekolah akan ditugaskan untuk meninjau langsung perkembangan siswa di lapangan secara rutin. Selain itu, pihak sekolah juga membangun sinergi komunikasi yang intens bersama orang tua siswa untuk mengantisipasi dan menyelesaikan setiap kendala administrasi maupun teknis yang mungkin dihadapi selama masa praktik berlangsung.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *