Demak – Sebanyak 279 siswa kelas XII SMK Futuhiyyah mengikuti Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dalam proses evaluasi pembelajaran sekaligus menjadi salah satu penentu kelulusan siswa tingkat akhir.

Pelaksanaan PSAJ tahun ini mengusung sistem berbasis Android, di mana seluruh siswa mengerjakan soal secara digital menggunakan perangkat masing-masing maupun fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Sistem ini diterapkan sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi di bidang pendidikan sekaligus untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan ujian.

Dengan penerapan ujian berbasis digital, SMK Futuhiyyah juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program paperless, yakni mengurangi penggunaan kertas dalam kegiatan akademik. Langkah ini tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan PSAJ berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Para siswa terlihat fokus dan serius dalam mengerjakan soal melalui perangkat Android, mencerminkan kesiapan mereka setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun di bangku SMK. Pengawasan ujian dilakukan secara ketat oleh panitia dan pengawas guna memastikan pelaksanaan berjalan jujur, adil, dan transparan.

Kepala SMK Futuhiyyah, H. Hekmi Wafa, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan PSAJ berbasis Android merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

“Pelaksanaan ujian berbasis Android ini menjadi bagian dari transformasi digital di lingkungan sekolah. Selain lebih efektif dan efisien, ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap gerakan paperless serta upaya mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan secara matang sebelum pelaksanaan PSAJ, mulai dari kesiapan jaringan internet, optimalisasi sistem aplikasi, hingga simulasi penggunaan bagi siswa. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kendala teknis serta memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan lancar.

PSAJ sendiri memiliki peran penting sebagai alat ukur capaian kompetensi siswa, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Hasil dari ujian ini nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penentuan kelulusan siswa kelas XII.

Dengan terselenggaranya PSAJ berbasis Android ini, SMK Futuhiyyah berharap para siswa tidak hanya mampu meraih hasil akademik yang optimal, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Melalui inovasi ini, SMK Futuhiyyah terus berkomitmen untuk menghadirkan sistem pendidikan yang modern, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *