
Demak Program Guru Tamu di SMK Futuhiyyah, Suburan Mranggen, Demak telah terlaksana pada Jumat, 9 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Aula SMK Futuhiyyah. Kegiatan ini menghadirkan Joko Winarso, S.Si., M.Pd, praktisi pendidikan, trainer, dan konsultan, dengan tema “Dari Bangku SMK ke Dunia Nyata: Membangun Karier dan Mimpi.”
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XII sebagai bagian dari penguatan kesiapan lulusan menuju dunia kerja maupun langkah pengembangan diri setelah lulus. Melalui forum ini, siswa didorong untuk tidak hanya mengandalkan kompetensi teknis, tetapi juga menyiapkan mental kerja, etika profesional, kemampuan komunikasi, serta perencanaan karier yang terarah.
Dalam sesi pembekalan, siswa diajak menyusun cara pandang yang lebih terukur terkait karier: mengenali potensi diri, menentukan target yang realistis, membangun kebiasaan disiplin, dan memetakan langkah pengembangan kompetensi. Joko Winarso diketahui memiliki pengalaman di bidang pendidikan sejak 1999 dengan peran sebagai guru, kepala sekolah, dan dosen, serta aktif dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan institusi pendidikan.
Kepala SMK Futuhiyyah, H. Helmi W.A., S.E., M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini diarahkan untuk menghasilkan dampak yang nyata bagi siswa, bukan sekadar membangkitkan semangat sesaat. “Kami tidak ingin siswa hanya termotivasi sesaat. Yang kami dorong adalah perubahan kebiasaan: lebih disiplin, lebih serius menyiapkan diri, dan berani mengambil keputusan karier berdasarkan rencana, bukan ikut-ikutan,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan Guru Tamu juga menjadi ruang penguatan perspektif bagi siswa kelas XII agar lebih siap menghadapi fase transisi setelah lulus. Dengan mempertemukan siswa dengan narasumber dari luar sekolah, peserta memperoleh gambaran yang lebih konkret tentang standar sikap dan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, sekaligus pentingnya membangun kebiasaan belajar yang konsisten sejak sekarang.
Pihak sekolah menilai program seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pembinaan karakter dan kesiapan karier berjalan seiring dengan pembelajaran kejuruan. Melalui agenda Guru Tamu, sekolah berharap siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerjemahkannya ke dalam tindakan sehari-hari mulai dari disiplin waktu, peningkatan keterampilan, hingga keberanian mengambil keputusan yang selaras dengan rencana karier masing-masing.
Pihak sekolah berharap program Guru Tamu menjadi penguat kesiapan siswa kelas XII dalam menentukan langkah pascalulus, termasuk membangun portofolio, menjaga etika kerja, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan dan dinamika dunia kerja.

